Thursday, 26 May 2016

Ditolak.

Suatu hari Mawar berencana mengikuti suatu kepanitiaan. Ia mendaftar kemudian wawancara. Ia sangat berharap akan diterima didalam kepanitiaan tersebut. Namun sayangnya, singkat cerita, mawar ditolak. Mawar sangat sedih dan kecewa. Apalagi jika ia harus bertemu dengan petinggi kepanitiaan yang ia ingin ikuti tersebut. Ia merasa sangat tidak dihargai.


Beberapa tahun kemudian Mawar dipercaya menjadi suatu PJ acara yang sangat diminati orang-orang. Memang dari tahun ketahun PJ acara itu pendaftarnya selalu melebihi kuota. Awalnya Mawar tidak ingin mengikuti karena ia tahu menjadi PJ acara itu sangat susah dan terlebih lagi Mawar adalah orang yang sangat tidak enakan. Mawar pun membuka open recruitment dan hasilnya mencengangkan karena pendaftarnya sangat melebihi kuota sehingga Mawar harus menolak kira-kira hampir setengah pendaftar. Berkecamuk banyak hal dipikiran Mawar. Ia berusaha profesional namun hati merasa tidak puas. Ia pernah merasakan rasanya ditolak dan ia tidak ingin melakukannya terhadap orang lain. Akhirnya dengan berat hati, Mawar menolak beberapa pendaftar. Mawar tentunya berusaha tawar hati dan acuh tak acuh namun tetap saja hati menolak keadaan itu. Sebenarnya, terbesit dibenaknya ingin mengundurkan diri namun ia berusaha keras ingin bertanggung jawab didalam kepanitiaan tersebut. Banyak orang kecewa dan marah terhadap Mawar. Mawar tahu itu, karena Mawar pernah mengalaminya. Tidak hanya sekali, namun beberapa kali. Mawar merasa menjadi penghianat bagi dirinya dimasa lalu. 
Apa Mawar salah? 
Jika Mawar salah apa yang harus Mawar lakukan?

No comments:

Post a Comment